Arsip: Reka-reka Reklame

Arsip: Reka-reka Reklame

Oleh -
0 61
Aksen-Reka-reka-Reklame

Informasi Teknis

Nomor ArsipAS0001TA
JudulReka-reka Reklame
KomikusEdi Jatmiko
Tahun Terbit2012
Jumlah Halamann/a
Ulasann/a

Reka-Reka Reklame: Preview

Reka-reka Reklame adalah sebuah komik Tugas Akhir (sebutan untuk komik yang diproduksi untuk keperluan tugas akhir kuliah). Digambar dan disusun oleh Edi Jatmiko, komik ini menawarkan pengetahuan penting mengenai dunia periklanan yang dibagi dalam beberapa bab, yakni reklame mula-mula, mengenal iklan, garis waktu sejarah periklanan, strategi iklan, iklan dan pencitraan, iklan dan perempuan, iklan dan gaya hidup, serta iklan dan lingkungan.

Halaman-halaman pertama dari Reka-reka reklame menyuguhkan halaman demi halaman penuh ilustrasi dan teks yang mudah menjerumuskan kita ke dalam anggapan awal, bahwa komik tersebut bakal memaparkan bagaimana industri periklanan bekerja, serta lengkap dengan sejarah iklan dari masa ke masa. Singkat kata, mula-mula pembaca disodorkan sebuah buku teks mengenai periklanan a la McCloud. Meski kemudian anggapan tersebut sama sekali salah begitu kita membuka bab mulai dari strategi iklan.

Di bagian strategi iklan, misalnya, Edi memaparkan – secara visual – sejumlah contoh slogan periklanan yang didesain sedemikian rupa supaya enak dibaca dan memiliki bunyi yang enak ketika dilisankan. Yang menarik adalah cara memaparkannya, yang disusun sedemikian rupa hingga mirip tembok batu bata. Banyak slogan ditempatkan di sana, dan masing-masing diletakkan secara horizontal maupun vertikal. Menarik. Sejumlah slogan produk sering diperdengarkan dan sudah menjadi bagian dari hidup sehari-hari.

Reka-reka Reklame merupakan tipikal komik yang hadir dengan gaya McCloud (ketika menikmatinya Anda mungkin dengan mudah mengingat trilogi Making Comics garapannya, dalam arti bila dianggap sebagai komik yang bermaksud menyebarkan pengetahuan), meski gaya tersebut tidak sepenuhnya ditiru oleh Edi – sebagai contoh: McCloud sebagai individu muncul di triloginya itu, sementara Edi tidak muncul di komiknya.

Teks dan ilustrasi bercampur baur menjadi satu, dan terkadang teks bisa menjadi sangat penuh dengan agitasi. Ini bisa kita lihat pada bab iklan dan gaya hidup, di mana pada satu titik ilustrasi Edi bercerita kepada pembaca tentang banyak produk yang menopang hidup sehari-hari, yang “dibuat di negara-negara yang sangat miskin dengan upah buruh yang sangat rendah, nyaris seperti budak”.

Edi bercerita tentang propaganda iklan; bagaimana iklan bekerja merayu konsumen. Di saat bersamaan, rasanya Edi juga memprogandakan wicara yang bekerja melampaui apa yang diilustrasikannya lewat Reka-reka Reklame