Eko S Bimantara

Eko S Bimantara

Oleh -
0 143

Eko S Bimantara, demikian nama lengkapnya, memulai debutnya sebagai komikus sewaktu SMA. Waktu itu ia hanya iseng bikin komik untuk diperlihatkan ke teman-temannya.

Ya mulanya ia hanya iseng. Eko bercerita kepada kami bahwa ia mulai membuat komik serius ketika menggarap Komik Rada Lucu (KRL) pada tahun 2009. KRL mulanya diterbitkan oleh penerbit Serrum sampai kemudian kompilasinya diterbitkan oleh Gradien Mediatama pada tahun 2010. Eko lahir di Jakarta pada 30 Mei 1988, dan tercatat sebagai lulusan Universitas Negeri Jakarta pada program studi Seni Rupa. Di universitas ini katanya mahasiswanya tidak pernah diajari teknik komik secara spesifik, namun komik termasuk dalam materi kuliah gambar ilustrasi. Baginya komik harus tetap pada trahnya, yakni sebagai medium bercerita dan populer di masyarakat sebagai medium yang menghibur. Pandangan umum yang agaknya diyakini oleh sebagian besar orang mengatakan bahwa komikus yang lahir dari pendidikan seni rupa akan memperlakukan komik sebagai medium murni yang dipakai sebagai ekspresi diri. Kami juga mulanya menganggap bahwa Eko akan mengamini pendapat tersebut, namun ternyata tidak sepenuhnya. Ia percaya bahwa komik di satu sisi adalah medium ekspresi diri, namun di sisi lain, karena julukan untuk medium komik yang dekat dengan pengertian sebagai hal-hal yang lucu, maka tidak ada salahnya jika medium tersebut dibuat untuk menghibur.

Eko menyenangi komik sejak kecil. Dulu ia senang menikmati komik-komik strip yang ada di majalah Intisari, serta menikmati betul Petruk-Gareng-nya Tatang S. Untuk komik dari luar, ketika kecil ia senang menikmati seri Asterix walau ketika itu ia mengaku tidak terlalu mengerti isi kritiknya. Dari ranah komikus Indonesia kontemporer, sama seperti Bagus Wahyu Ramadhan, ia juga menyenangi karya-karya Kharisma Jati.  Walau tidak secara spesifik menyebut bahwa ia menggemari karya-karya Tsutomu Nihei (komikus yang menggarap seri Blame!), Uderzo, Benny dan Mice, serta Akira Toriyama, namun Eko menyebut mereka sebagai komikus-komikus yang menciptakan karya inspiratif. Ia sendiri mulai mantap menempuh jalan karir sebagai komikus semenjak KRL disukai banyak orang. Komike merupakan rumah virtual di mana kamu bisa menemukan arya-karya lepas Eko lainnya.

Beberapa judul komiknya bisa dirinci ke dalam daftar berikut:

  • 1. Komik Rada Lucu: Di atas Lega Bertaruh Nyawa, 2009, penerbit Serrum.
  • 2. Komik Rada Lucu: Guru berdiri Murid Berlari, 2009, penerbit Serrum.
  • 3. Komik Rada Lucu: Ku tonton Kau Toton, 2009, penerbit Serrum.
  • 4. Komik Rada Lucu: Edisi Spesial Kartini, 2009, penerbit Serrum.
  • 5. Komik Rada Lucu: Keluarga Hingga Akhir Masa, 2009, penerbit Serrum.
  • 6. Komik Rada Lucu: Edisi Spesial Baca Komik, 2009, penerbit Serrum.
  • 7. Guru Berdiri Murid Berlari, 2009, penerbit Gradien Mediatama.
  • 8. Kompilasi Komik Rada Lucu, 2010, penerbit Gradien mediatama.
  • 9. Para Gokil, 2010, penerbit Gradien Mediatama.
  • 10. Berkah dan bencana Motor 2011, penerbit Nalar.
  • 11. Para Gokil 2, 2011, penerbit Gradien mediatama.
  • 12. Komik ‘Gerakan 30 September: Tragedi Itu’, 2011, dipamerkan dalam acara ‘Indonesia and the World 1959-1969; A Critical Decade’ di Goethe Institute, Jakarta, kerjasama dengan Tempo Institute.
  • 13.Komik tentang ‘Film Impor dan Film Nasional’, 2011, diterbitkan dan dipamerkan di Galeri Cipta III Taman Ismail Marzuki Jakarta kerjasama dengan Kineforum dalam acara Sejarah Adalah Sekarang.
  • 13. 100 Cara Gokil Menghukum Koruptor, 2011, Penerbit Gradien mediatama.
  • 14. Para Gokil 3, 2012, Gradien mediatama.
  • 15. Komik perjuangan masyarakat Mollo; ‘Semangat Tanpa Batas’, 2012, diterbitkan dan dipamerkan dalam acara South to South Film Festival, di Goethe Institute, Jakarta.
  • 16. Komik ‘Berpikir dan Bertindak Menjadi Jurnalis’, 2012, diterbitkan dan dipamerkan pada acara Festival Jurnalisme Warga: ‘Kencangkan Suaramu’ di Museum Nasional, Jakarta, kerjasama dengan Tempo Institute.
  • 17. Si Otoy, 2012, penerbit Bukune.
Just a Drawing
Hak Cipta Karya: Eko S Bimantara
a 'Yes' man

ARTIKEL SERUPA

Kho-Wan-Gie

0 117
Excerpt from Happy Ending - Azisa Noor

0 151
Beng Rahadian

0 206
Iblis Mengamuk di Mataram

0 164
Tiga Manula ke Singapura

0 140

0 287