Fajar Eka Setiawan

Fajar Eka Setiawan

Oleh -
0 126
Owl's Myth

Jika ditanya siapa komikus yang kini jarang membuat komik, maka mungkin Fajar Eka Setiawan merupakan salah satu komikus yang bisa ditunjuk hidungnya. Komikus kelahiran Sleman 6 Juli 1991 ini merupakan salah satu orang yang ikut menghidupi komunitas Lesehan Studio bersama Bayu Harditama, Matto, dan Alfa. Komik pertamanya, yang digarap bersama Bayu Harditama, Jalan Komik cukup disukai banyak orang. Tetapi setelah itu, ia tenggelam, tak pernah menciptakan komik lagi meskipun sebenarnya ia telah bertekad untuk total di dunia penciptaan komik setelah Jalan Komik terbit.

Apa sebab Fajar tidak menciptakan komik lagi? Ada banyak faktor yang bisa menjelaskan. Namun ia mengaku hal yang paling besar adalah kehilangan teman duet. Fajar tidak bisa membuat cerita, oleh karena itu ia sangat butuh teman yang bisa bercerita. Dan lagi, kegiatannya berkomik sering terganggu oleh aktivitas kuliah di jurusan DKV, Institut Seni Yogyakarta, selain pesanan ilustrasi dan pekerjaan macam-macam yang menghalanginya menciptakan komik. Namun dalam hati, ia selalu ingin menciptakan komik.

Ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Seni Rupa, Matto adalah orang yang pertama kali  mengajak Fajar terjun ke dunia penciptaan komik. “Kalau nggak ada dia, ya aku cuma mentok di ilustrasi”, katanya. Jadi di sekolah itulah ia pertama kali menciptakan komik meskipun nyatanya sejak SD ia sudah menggambar apa saja, bahkan termasuk menjiplak komik Dragon Ball yang ia warnai sendiri, bahkan sempat dijual.

Sama seperti Alfa, Fajar beranggapan bahwa komunitas adalah jalan terbaik bagi komikus untuk mengasah teknik, karena dari komunitas ia bisa belajar banyak ilmu yang dimiliki komikus-komikus yang berbeda. Penggemar Eichiro Oda dan Takeshi Obata ini mengaku bahwa kalaupun gaya gambarnya mirip dengan apa yang pernah orang lain lihat di tempat lain, maka itu semata hanya persoalan ketidaksadaran. Baginya, seorang komikus (pemula) boleh jadi menggambar sesuatu sesuai apa yang pernah ia lihat – ini adalah titik di mana pembaca bisa saja mengatakan gambar Fajar mirip dengan komikus tertentu – dan itu tidak selamanya ia sadari. Namun pengalaman tersebut tidak akan terulang lagi bila seorang komikus sudah menemukan gaya personalnya sendiri. Fajar kini tinggal di Yogyakarta, dan selain Jalan Komik, ia juga sudah merilis satu komiknya lagi yang berjudul Mr. Killer. Rumah virtualnya bisa ditemukan di alamat Sunrise666.devianart.com.

Owl's
Hak cipta karya: Fajar Eka Setiawan
a 'Yes' man

ARTIKEL SERUPA

Kho-Wan-Gie

0 117
Excerpt from Happy Ending - Azisa Noor

0 151
Beng Rahadian

0 206
Iblis Mengamuk di Mataram

0 164
Tiga Manula ke Singapura

0 140

0 287