Komik Inggris dan Tradisi “Anarchy in the UK”

Komik Inggris dan Tradisi “Anarchy in the UK”

Oleh -
0 34
Unmasked Exhibition at the British-Libary

Dilihat dari segi tematis, komik Inggris sebenarnya sangat subversif. Mulai dari Oz Magazine sampai V for Vendetta, semua hal ihwal tentang menjadi subversif lewat komik ditunjukkan pada pameran arsip komik yang diadakan British Library Mei mendatang. 

Jauh sebelum kelompok aktivis yang menyebut diri mereka Anonymous memakai simbol topeng Guy Fawkes dari V for Vendetta yang diciptakan oleh Alan Moore dan Dave Llyod, komik-komik yang terbit di daratan Inggris telah menaburkan lebih banyak benih tentang kepanikan moral, membayangkan visi tentang dunia utopis di mana protes serta solidaritas untuk perubahan sosial dikedepankan.

Kita bisa mulai menyebut komik Inggris dari zaman majalah Oz yang dilarang beredar di tahun 60-an sampai kepada komik dengan tema di seputar religiusitas: Jesus and Mo; dari ilustrasi Police News pada abad ke-19 sampai satir tentang dunia pahlawan super: Watchmen; dan mulai dari the Beano sampai Viz, para kreator komik di daratan Inggris tenggelam pada komik dengan tema-tema anarki dan penuh hasutan. Mereka menjelajahi medium komik yang disepelekan guna mendramatisir perubahan wajah masyarakat, dengan hasil yang tentu saja luar biasa dan seringkali menghasilkan pemikiran yang provokatif.

Bulan depan British Library akan mengadakan pameran musim semi, di mana para penampil utamanya adalah para kreator komik Inggris yang nakal dan provokatif itu. Comics Unmasked: Art and Anarchy in the UK, begitulah tajuk utama pameran tersebut. Pameran itu sendiri akan meyajikan arsip seni grafis dalam jumlah besar guna mengintip lebih jauh ke abad di mana segala hal tentang politik dan kontroversi menyeruak ke publik. Kurator pameran John Harris Dunning mengatakan: “sejak masa Robin Hood, orang-orang Inggris selalu cinta karakter anti-hero”. Dia kemudian melanjutkan: “selalu ada aliran underground dalam medan komik Inggris yang menyajikan materi penuh hasutan. Semuanya adalah tentang anti-hero yang meruntuhkan status quo”.

Semuanya menjadi mungkin sebab bagian ruang bawah tanah gedung British Library di St Pancras menyimpan koleksi besar komik di Inggris yang bisa diakses publik dengan bebas. Meski pameran ini sendiri akan menyajikan arsip dari abad ke 15 dan 16, Dunning menjelaskan bahwa komik-komik yang akan dipilih banyak berasal dari zaman Victoria. Pameran ini akan berlangsung pada tanggal 2 Mei.

Sumber: The Telegraph

a 'Yes' man