Menggoda Pembaca Membuka Halaman Berikutnya dengan Panel Gantung

Menggoda Pembaca Membuka Halaman Berikutnya dengan Panel Gantung

Oleh -
0 148
Panel

Oleh: Kurnia Harta Winata

Panel gantung. Kedengarannya aneh ya. Habisnya istilah ini buatan saya sendiri. Saya belum menemukan kata yang umum untuk istilah tersebut, jadi saya sebut saja demikian. Kalau dari Anda ada yang tahu, tolong saya diberi tahu. Biar istilahnya seragam dan tidak membingungkan di kemudian hari.

Dulu, saya pernah mendengar tentang clip hanger. Kaget juga waktu itu. Ternyata ada teknik begituan. Clip hanger adalah istilah dalam dunia broadcasting.  Ia berupa shot yang dibuat mengambang tepat sebelum pemotongan oleh jeda iklan atau ganti episode. Biasanya terlihat jelas di sinetron. Misalnya ada menantu dan mertua yang saling benci sampai hendak bunuh-bunuhan. Menantu membuka pintu rumah. Jeng jeng jeng jeng….dilihatnya mertua sedang asyik masyuk dengan tukang kebun. Ibu mertua menoleh kaget ke arah menantu. Cut…. Iklan obat gosok.

Bertahun-tahun setelah pencerahan itu, ada waktunya saya berleha-leha di kamar. Di atas kasur asyik membaca komik yang baru saja saya beli. Komik itu 20th Century Boys-nya Urosawa Naoki. Di tengah membaca, saya kebelet kencing. Tapi saya tahan. Komik itu sedang seru-serunya. Saya berencana pergi ke toilet saat jeda cerita. Tapi ternyata seolah komik itu tidak berjeda. Saya selalu penasaran untuk membuka halaman berikutnya. Dan halaman  berikutnya lagi. Gila, saya pikir. Kenapa sulit sekali untuk berhenti. Akhirnya saya ke toilet setelah buku itu selesai saya baca. Tentu saja dengan rasa mengganjal di bagian bawah pusar.

Sehabis dari toilet pikiran saya jernih. Saya buka kembali komik itu. Saya penasaran kenapa saya bisa penasaran. Sampai-sampai sedemikian sulitnya berhenti membaca. Sihir apakah gerangan yang dilakukan oleh Urosawa Naoki. Setelah saya cermat-cermati, ketemulah jawabannya. Paling tidak menurut saya. Selain ceritanya yang memang asyik dan bertempo cepat, saya mendapati pemenggalan-pemenggalan cemerlang pada halaman-halaman ganjilnya. Halaman ganjil adalah halaman di mana kita akan membalikkan lembar kertas apabila hendak membaca buku lebih lanjut.

Saya berikan contohnya

20th Century Boys

(catatan: karena gambar ini saya ambil dari mangascan yang dibaca dari kanan ke kiri, maka gambarnya saya flip setelah disambung – teksnya saya biarkan tetap terbalik tidak terbaca)

Kita bisa melihat dialog-dialog diletakkan di awal. Sebuah kejadian besar yang tiba-tiba terjadi di letakkan di panel terakhir. Mengundang kita untuk membalik halaman komik karena ingin segera tahu apa yang terjadi. Sebuah teknik yang hanya ada di dalam dunia perkomikkan!  Hebat!

Ini pastinya juga bisa dilakukan dalam komik yang diperuntukkan pada media online. Bedanya, panel gantung tidak ditempatkan pada tiap halaman ganjil, tapi pada tiap halaman saat pembaca butuh meng-klik untuk melanjutkan.

Saya juga mencoba menggunakan teknik ini dalam komik saya. Sebisanya. Saya berikan contoh pada komik saya yang berjudul “Manusia Pertama”, yang ada dalam buku “Koel Dalam Galau”.

Dua halaman berikutnya;

Komikoel

Pemisahan ini sudah dirancang saat komik masih berupa naskah. Setelah naskah selesai ditulis (dalam kasus saya hanya catatan acak-acakan), saya melakukan pemenggalan bagian-bagian antar cerita (biasanya hanya berupa coretan garis pensil di antara kata-kata).  Tiap penggalan-penggalan ini yang harus jadi halaman per halaman. Penataan panel mengikuti kemudian. Kalau ternyata penataan panel tidak memungkinkan, maka pemenggalan-pemenggalan ini dirombak ulang.

Kiranya segitu dulu tentang panel gantung ini. Bener lho, kalau Anda sudah mengerti mengenai hal ini dan tahu istilahnya, tolong beritahu saya. Biar tidak bikin saya malu di kemudian hari karena seenaknya bikin istilah sendiri 😀

Yogyakarta, Sanggar Koebus, 22 Mei 2013

Referensi

a 'Yes' man

ARTIKEL SERUPA

sequential art

0 199
Eichiro oda

2 824