Akan ada Lebih banyak Aksi di Methal Pertiwi Terbaru, kata Sofyan Syarief

Akan ada Lebih banyak Aksi di Methal Pertiwi Terbaru, kata Sofyan Syarief

Oleh -
0 58
methal-pertiwi

Methal Pertiwi boleh dibilang menyajikan absurditas cerita jago silat yang digarap dengan sangat baik, meski bagi saya komik tersebut faktanya bukanlah sebuah komik silat dalam arti seperti yang bisa kita bayangkan lewat seri TAPAK SAKTI atau SI BUTA DARI GOA HANTU, misalnya. 

Setelah lama tidak beredar di rimba komik Indonesia, seri METHAL PERTIWI rencananya akan hadir lagi dalam waktu dekat. “Pengerjaannya sudah sampai 70 persen, kata salah satu kreatornya, Sofyan Syarief. “Inti ceritanya sih si Jago (tokoh utama – ed) bertualang mencari jodoh. Ini bakal melanjutkan cerita di seri sebelumnya. Dan kemungkinan besar seri terbaru diterbitkan lebih tebal, sekitar 150-200 halaman. Bakal ada aksi lebih,” katanya melanjutkan.

Preview-Methal-PertiwiSofyan Syarief & Aditya Saputra
Adapun maksud ‘aksi lebih’ yang disebut di atas mengacu kepada aksi a la komik silat yang tampaknya akan diberi porsi lebih, meski tampaknya elemen tersebut tidak akan menjadi dominan dalam seri Methal Pertiwi terbaru nanti. Sofyan sendiri mengaku bahwa aksi dalam komiknya nanti (yang masih digarap bersama Aditya Saputra) bukanlah tipe-tipe aksi seperti yang bisa kita nikmati melalui komik NARUTO, misalnya.

Akan ada tiga tokoh terbaru di METHAL PERTIWI nantinya. Salah satu tokoh terbaru itu, menurut Sofyan, akan menyindir mereka yang kejepang-jepangan. Siapa saja mereka itu? Yah, lebih baik kita menunggu sampai komiknya terbit, yang rencananya akan dibuat dalam dua versi: digital dan cetak. Versi cetaknya tidak gratis namun tersedia bagi mereka yang ingin mengoleksi; sementara versi online bisa dinikmati gratis namun akan dipublikasikan secara bertahap.

Apakah seri METHAL PERTIWI terbaru masih menyajikan absurditas yang sama nantinya? “Masih kok. Sindiran atau pernyataan pun ada tapi nggak mau terlalu ‘ nongol’, sama kayak pernyataan tentang kawinan di buku sebelumnya; si Jago buru-buru lari karena ijab kabul lebih penting ketimbang resepsi,” kata Sofyan. 

Komik Methal Pertiwi sebelumnya pernah saya ulas di Jurnal Komik Online ini, lewat artikel yang berjudul Absurditas Methal Pertiwi.

Editor Jurnal komik Online. Penulis buku Meledek Pesona Metropolitan (2013). Menghidupi hasrat sebagai kurator komik dan penulis musik (metal). Sisi samping: seni, organizer dan bahan bacaan.