Mengapa Hollywood Paska 9/11 Menawarkan Mitos Dan Fantasi?

Mengapa Hollywood Paska 9/11 Menawarkan Mitos Dan Fantasi?

Oleh -
0 431

Melalui paparan di atas, saya hendak menyimpulkan satu hal: proses ‘cut & re-mix’ seperti yang sudah dilakukan oleh Hollywood bukan hanya merupakan soal ekspansi kapital dan motif ekonomi. Pada saat bersamaan, ini juga adalah soal memberi makan “jiwa” masyarakat dengan menciptakan fantasi dan mitos di seputar Amerika, lengkap dengan obsesinya sebagai penjaga keteraturan dunia. Berbicara Amerika dalam film-film pahlawan super adalah berbicara tentang wajah sebuah negara yang narsis oleh karena dia selalu ingin menjadi “pusat”, dan untuk menjaga statusnya itu ia harus selalu bertindak paranoid dengan cara menciptakan musuh-musuh baru, kendati musuh itu mungkin hanya ada dalam imaji hasil rekaan. Fantasi dan mitos dibutuhkan ketika negara kehilangan legitimasi dan wibawanya karena ancaman yang bersifat destruktif yang juga membuat takut warga negaranya.

BACAAN

Chomsky, Noam. 2014. “Noam Chomsky: Why Americans Are Paranoid About Everything (Including Zombies)”.

Eco, Umberto. 1994. The Limits of Interpretation. Bloomington & Indianapolis: Indiana University Press

Dupont, Nathalie. 2011. “Hollywood adaptations of comic books in a post-9/11 context: the economic and cultural factors”.

Marasli, Elçin. “Saving the World the American Way: Superheroes in Support of U.S. Militarism”.

Murray, Simone. 2012. The Adaptation Industry: The Cultural Economy of Contemporary Literary Adaptation. New York: Routledge