Preview: Wolfriends #1 – Cups

Preview: Wolfriends #1 – Cups

Oleh -
0 166
Sampul Cups V1
Sampul Cups (foto: Aksen/MHadid)

Selasa malam 4 Maret 2014 di DGTMB Shop diadakan acara peluncuran komik Wolfriends project #1 berjudul Cups. Ini adalah komik yang dikerjakan bareng oleh Yudha Sandy dan Mira Asriningtyas. Pemilihan kata Wolfriends itu sendiri tampaknya didasarkan pada logo Mulyakarya (untuk kamu yang belum tahu, Yudha Sandy adalah anggota komunitas Mulyakarya).

Akan tetapi, mula-mula pertanyaannya adalah: apa itu Wolfriends?  Wolfriends adalah proyek yang diinisiasi Mulyakarya, yang ide awalnya muncul setelah workshop komik bersama Mawil. (Sekadar menyegarkan memori kita: workshop bersama Mawil merupakan rangkaian acara festival Comiconnexions 2012 yang merupakan acara yang digelar atas kerjasama Goethe Institute dan Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Di workshop tersebut, Mawil bersama Sascha Hommer menjadi pematerinya). Dua anggota Mulyakarya, Upit dan Prihatmoko Moki, ketika itu mengusulkan supaya Mulyakarya membuat proyek komik. Dilihat dari sisi produk, Wolfriends adalah hasil kolaborasi di mana salah satu anggota Mulyakarya bertugas menangani bagian gambar, sementara penulis dari luar diundang guna menyumbang cerita. “Pengennya sih nanti kalau nemu bahan (cerita) yang cocok, proyek ini baru akan dijalankan. Kalau bisa bahannya berkaitan dengan penulisnya langsung dan punya pemikiran yang tidak biasa dijelajahi oleh para komikus”, kata Sandy.

Cups adalah cafe yang dulu pernah dimiliki oleh Mira, dan jika dilihat dari dalam pengantar pada bagian dalam komik tersebut, akan terbaca sebuah kalimat:

kami sengaja memilih tipikal penulis lepas yang suka bercerita hal konkrit tentang aktivitas keseharian beserta hobinya yang tak terpisahkan. Mereka bisa jadi adalah kurator ruang alternatif sekaligus fashion blogger , reporter amatir sekaligus mahasiswa dan lain-lain.

Cups adalah komik sederhana. Sederhana dalam artian panil-panil yang disajikan Sandy terasa polos, sebab ia tidak bermain blok warna, melainkan – menurutnya – bermain di detail-detail lanskap. Tata ruang pada beberapa halaman di dalam komik tersebut juga menurut kami membutuhkan banyak kerja indera tubuh yang lain daripada sekadar duduk, menikmati, dan kemudian secara statis membalik halaman demi halaman (seperti yang biasa kamu lakukan ketika menikmati komik favoritmu). Kamu yang tinggal di Jogja mungkin akan banyak menemukan tempat-tempat yang kamu kenali – meski bagi kami pembaca yang tinggal di Jogja-pun mungkin perlu kerja keras untuk mengenali beberapa lanskap yang disajikan. Jurnal komik online menyajikan beberapa halaman preview Cups di bawah ini.

a 'Yes' man