Ringkasan sejarah komik Indonesia

Ringkasan sejarah komik Indonesia

Oleh -
0 559
History of Indonesia comics

Ringkasan sejarah komik Indonesia

Bagi Imansyah Lubis, sejarah komik Indonesia masih dibicarakan secara periodik, di mana – sesuai gambar di atas – dia membagi waktu ke dalam delapan bagian. Berikut ringkasan sejarah komik Indonesia yang dinilai penting:

  • Bagian pertama adalah era 1930-an, sebuah era di mana ketika itu bentuk dominan adalah komik strip dengan tema humor dalam hidup keseharian.
  • Bagian kedua adalah era 1940-an, di mana tema adventure, humor, cerita rakyat/legenda, dan komik perang banyak diproduksi
  • Bagian ketiga adalah era 1950-an, era di mana komik kebanyakan produk yang terbit berkisar pada tema historis, sci-fi, dan wayang. Pada periode ini juga muncul nama Abdulsalam yang dikenal sebagai orang pertama yang menerbitkan komiknya dalam bentuk buku.
  • Bagian keempat adalah era 1960-an sampai 1970-an, di mana pasar komik didominasi oleh tema-tema seperti historical fiction, roman, superhero, dan komik silat.
  • Bagian kelima adalah era 1980s, di mana pasar komik didominasi oleh komik terjemahan dari “Barat”, dan juga komik asing lainnnya. Era ini juga menandai kemunculan komik “akar rumput”.
  • Bagian keenam adalah era 1990-an, di mana pasar komik di Indonesia memperdagangkan komik berbasis komunitas serta komik indie, serta yang juga tidak boleh dilupakan komik asing terjemahan dari Jepang dan China, serta Hong Kong.
  • Periode 2000-an dicatat oleh Imansyah Lubis sebagai periode di mana penerbit Indonesia mulai melirik komik-komik buatan komikus lokal. Ini juga adalah penanda era munculnya komik digital, menjamurnya lokakarya komik, serta festival komik.
  • Periode 2010 ke atas adalah periode di mana pasar komik di Indonesia memunculkan komik anak-anak, komik religi, media lain yang berkaitan dengan komik, serta integrasi komik ke dalam jejaring sosial. Selain itu periode ini juga memunculkan berbagai macam isu lain seputar IP dan perluasan pasar ke tingkat internasional.

*teks oleh MHadid, gambar oleh Imansyah Lubis.