Shirley SYS

Shirley SYS

Oleh -
0 137
Sys

Pernah menikmati komik di mana ada banyak sayur-sayuran yang bisa berbicara dan berinteraksi dengan sayuran lain, layaknya seorang manusia? Jika belum, maka karya Sang Sayur garapan SYS mungkin bisa anda lirik. Sebelum 2006, SYS tidak pernah terpikir untuk berkomik. Editor jurnal komik online Hadid dalam wawancaranya dengan SYS kira-kira setahun lalu meguak fakta, bahwa sebelum 2006 SYS lebih tertarik kepada dunia ilustrasi. Pertama kali SYS mencoba membuat karya komik ketika ia bersama temannya mengikuti kompetisi Rising Stars of Manga yang diadakan Tokyo Pop. Hasilnya? Ia mengaku gagal total. Jauh sebelum kompetisi itu berlangsung, apa yang dilakukan oleh SYS hanya sebatas mengilustrasikan beberapa karakter komik favoritnya. Ini dilakukannya ketika masih kanak-kanak.

Lantas apa rupanya yang membuat SYS memutuskan untuk menjadi komikus? Lulusan Parsons School of Design ini mulai tertarik terjun ke dunia komik setelah ia menimba ilmu di Machiko Manga School. Di sekolah itu ia banyak belajar teknik komik dan segala hal tentang komik yang sebelumnya tidak pernah ia ketahui. Tetapi walaupun ia adalah lulusan Machiko Manga School – yang kemungkinan besar lulusannya membawa gaya personal ala manga, namun SYS tidak pernah dengan sadar mewanti-wanti dirinya sendiri untuk mengikuti gaya tertentu. Apa hasil goresannya, ya begitulah gaya komik SYS akan terlihat di mata pembaca. Menurutnya gaya adalah sesuatu yang alamiah, “tidak bisa dipaksakan dengan adanya macam2 media dan internet, para kreator bisa terinspirasi dari apa saja dan terinspirasi dari gaya kreator mana saja”. Karena itu ia cenderung demokratis dalam pemilihan referensi, sebab itu bisa berasal dari mana saja. Penggemar Sorachi Hideaki bisa  mengambil referensi dari mana saja. Entah itu dari Jepang, Amerika, atau Eropa sekalipun.

Tidak punya keluhan berarti terhadap dunia komik Indonesia karena menurut SYS ada banyak komikus Indonesia yang berbakat dan tidak kalah keren dengan komikus luar negeri. Hanya saja mungkin masyarakat awam dan lingkungan yang menurutnya terkadang kurang mendukung profesi dan industri komik. Apa yang penting bagi komikus kelahiran Jakarta, 2 Agustus 1979 ini adalah semua orang berkarya dengan materi dan gaya yang nyaman untuk diri sendiri, dengan begitu bakal lebih banyak variasi komik yang beredar di pasaran. Rumah virtual SYS berdiri dengan kokoh di alamat Mini-sys.com. SYS kini tinggal di Jakarta SYS sempat terlibat di proyek 101 Surviving Super Singles dan 101 Peraturan Konyol Dunia garapan Seven Art Land studio bekerjasama dengan penerbit Cendana Art MediaAnda juga bisa menemukan rumah virtualnya yang lain dengan mengunjungi Mini-sys.daportfolio.com.

Sang Sayur
Hak Cipta Karya: Sys
a 'Yes' man

ARTIKEL SERUPA

Kho-Wan-Gie

0 117
Excerpt from Happy Ending - Azisa Noor

0 151
Beng Rahadian

0 206
Iblis Mengamuk di Mataram

0 164
Tiga Manula ke Singapura

0 140

0 287